Jumat, 30 Oktober 2009

Contoh Syntax menggunakan FOXPRO



FoSET CLOCK OFF
SET TALK OFF
CLOSE DATABASE
SET SAFETY OFF
USE AKU
INDEX ON NO TO INO

CLEAR
N=SPACE(3)
NM=SPACE(15)
ALM=SPACE(40)
JWB1=SPACE(1)
JWB2=SPACE(1)
@10,20 TO 30,60 DOUBLE
@12,22 SAY "MASUKAN NIM"
@13,22 SAY "MASUKAN NAMA"
@14,22 SAY "MASUKAN ALAMAT"
@12,38 GET N
READ
IF N=SPACE(3)
EXIT
ENDIF
SEEK N
IF FOUND()
N=NIM
NM=NAMA
ALM=ALAMAT
@13,38 SAY NAMA
@14,38 SAY ALAMAT
@16,22 SAY "DATA ADA"
ELSE
@16,22 SAY"DATA TIDAK ADA"
@13,38 GET NM
@14,38 GET ALM
READ
@16,22 SAY "DISIMPPAN KAH:"
@16,38 GET JWB1
READ
IF JWB1="Y" OR JWB1="y" THEN
APPEND BLANK
REPLACE NO WITH N
REPLACE NAMA WITH NM
REPLACE ALAMAT WITH ALM
@17,22 SAY "DATA TERSIMPAN"
ENDIF

ENDIF


Desain Data Base

Desain basis data mempunyai tujuan untuk menentukan data-data yang
dibutuhkan dalam sistem, sehingga informasi yang dihasilkan dapat
terpenuhi dengan baik. Salah satu alasan mengapa desain basis data sangat diperlukan adalah untuk menghindari pengulangan data.Adapun beberapa proses yang terdapat dalam desain data base adalah:

A. Analisis Persyaratan
B. Desain Data Base Konseptual
C. Desain Data Base Logika
D. Perbaikan Skema
E. Desain Data Base Fisik
F. Desain Aplikasi dan Keamanan


A. Analisis Persyaratan


Proses menganalisa dan mempelajari tentang jenis data yang akan di simpan dalam data base.Proses ini juga menentukan sistem aplikasi serta jenis operasi yang akan di gunakan yang kiranya sesuai dengan kebutuhan pemakai.

B. Desain Data Base Konseptual
Tujuan dari proses ini adalah menciptakan gambaran sederhana tentang data yang mirip dengan pemikiran user/pengguna.Dalam tahap ini model data seperti ER/EER sering digunakan.Dalam proses ini informasi yang di kumpulkan pada proses analisis persyaratan di gunakan untuk mengembangkan deskripsi data tingkat tinggi

C. Desain Data Base Logika
Merupakan tahapan merubah skema E-R menjadi skema database relasional.Tujuannya adalah untuk memperoleh skema konseptual pada model data relasional yang sering dinamakan skema logika.

D. Perbaikan Skema
Menganalisa sekumpulan relasi dalam skema database relasional untuk mengidentifikasi permasalahan yang muncul dan memperbaikinya jika terdapat kesalahan.

E. Desain Data Base Fisik
Tahapan ini mencakup pembuatan indeks pada beberapa table, pengelompokan table atau melibatkan desain ulang yang substansial terhadap beberapa bagian skema data base.

F. Desain Aplikasi dan Keamanan
Semua proyek perangkat lunak yang melibatkan sebuah DBMS harus mempertimbangkan aspek aplikasi yang berada di luar database seperti enkripsi dan digital signature.

Model Hubungan atau Relasi Entiti (Entity Realtionship (E-R) Model)
Model data entity-Relationship (E-R) terdiri dari sekumpulan obyek obyek dasar yang terkait dengan system atau disebut entitas dan hubungn yang terjadi diantara obyek obyek tersebut.Contoh gugus atribut dari entiti Karyawan adalah nama, tanggal lahir, NIK,golongan/pangkat.Sekelompok entiti yang memiliki karakterisasi entiti disebut gugus entiti(entity set).

Model data E-R terbagi menjadi tiga konsep dasar, yaitu : himpunan entitas, himpunan relationship, dan atribut.

Himpunan Entitas

Sekumpulan entitas yang mempunyai tipe yang sama dan berada dalam lingkup yang sama membentuk himpunan entitas.

Contoh: Sekumpulan orang yang menjadi karyawan pada suatu perusahaan disebut himpunan entitas Karyawan

Suatu entitas memiliki atribut yaitu sifat sifat atau property yang dimiliki oleh entitas.atribut inilah yang membedakan entitas satu dengan yang lain.

Atribut dalam E-R dikarakterisasikan dalam beberapa tipe yaitu:

  1. Atribut sederhana dan komposit

Atribut sederhana yaitu atribut yang tidak di uraikan menjadi sub atribut atau tidak bias di uraikan menjadi atribut yang lain

Atribut Komposit adalah atribut yang dapat diuraikan menjadi beberapa sub atribut. Contoh: Nama_karyawan merupakan atribut sederhana, sedang Alamat_Karyawan adalah atribut komposit karena dapat diuraikan menjadi beberapa sub atribut seperti alamat, kota dan kodepos.

  1. Atribut bernilai tunggal dan banyak

Atribut bernilai tunggal di tunjukan pada atribut yang mempunyai paling banyak satu nilai untuk setiap baris.

Atribut bernilai banyak adalah atribut yang dapat berisi lebih dari satu nilai, tapi memiliki jenis yang sama.

  1. Atribut Null

Digunakan ketika suatu entitas tidak mempunyai suatu nilai untuk suatu atribut. Null juga menandakan bahwa suatu nilai atribut tidak ada atau tidak di ketahui contoh: atribut Hobby tidak ada nilainya jika seseorang tidak mempunyai hobby

  1. Atribut Turunan

Atribut yang nilainya diperoleh dari pengolahan atau diturunkan dari table lain yang berhubungan.

Tipe – tipe Kardinalitas Relasi
Relasi 1-1 (one-to-one relationship).
Adalah satu entiti anggota gugus diasosiasikan dengan tepat satu entiti
anggota gugus yang lain.

Relasi 1-banyak (one-to-many relationship).
Adalah satu entiti anggota gugus diasosiasikan dengan satu atau lebih
entiti anggota gugus yang lain. Sebaliknya satu entiti anggota gugus
yang lain tersebut diasosiasikan dengan tepat satu entiti anggota gugus
pasangannya.

Relasi banyak-1 (many-to-one relationship).
Adalah satu entiti anggota gugus diasosiasikan dengan satu atau lebih
entiti anggota gugus yang lain dan berlaku pula sebaliknya.

Relasi Banyak-banyak (Many to Many)
Suatu entitas di dalam himpunan entitas A dapat dihubungkan dengan lebih dari satu entitas di dalam himpunan entitas B, dan entitas di dalam himpunan entitas B dapat dihubungkan dengan lebih dari satu entitas dalam himpunan entitas A.

Kunci (Key)

Merupakan satu atau gabungan dari beberapa atribut yang dapat membedakan semua baris data yang unik. Adapun beberapa jenis Kunci(Key) adalah sebagai berikut:

  • Super key

Adalah kumpulan atribut dari suatu tabel yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi entity atau record dari tabel tersebut secara unik

  • Candidate Key

Merupakan himpunan atribut minimal yang dapat membedakan setiap baris data yang unik dalam sebuah tabel

  • Primary key

Merupakan satu atribut atau satu set minimal atribut yang tidak hanya mengidentifikasikan secara unik suatu kejadian spesifik, tapi juga dapat mewakili setiap kejadian dari suatu entitas. Candidate key yang dipilih untuk mengidentifikasikan tuple secara unik dalam relasi. Setiap kunci candidate key punya peluang menjadi primary key, tetapi sebaiknya dipilih satu saja yang dapat mewakili secara menyeluruh terhadap entitas yang ada.

Spesialisasi dan Generalisasi
Suatu himpunan entitas mungkin mempunyai sub kelompok entitas yang berbeda dari entitas yang lain pada himpunan entitas tersebut.
Suatu sub himpunan yang berada dalam himpunan entitas mungkin mempunyai atribut yang tidak dimiliki oleh semua entitas dalam himpunan entitas tersebut.

Agregasi
Agregasi berfungsi untuk menggunakan beberapa nilai sebagai input dan kemudian mengembalikan hasil berupa nilai tunggal




Kamis, 15 Oktober 2009

KONSEP DASAR SISTEM BASIS DATA

A. Pengertian Sistem Basis Data

Sistem basis data merupakan sistem yang terdiri dari kumpulan file atau tabel yang saling berhubungan dan memungkinkan beberapa pemakai mengakses dan memanipulasinya.Sistem basis data juga bisa d artikan suatu sistem yang menyusun dan mengelola data, sehingga mampu menyediakan informasi yang diperlukan oleh pemakai.

B. Komponen Sistem Basis Data

Dalam sistem basis data terdapat beberapa komponen utama yaitu:

1.Perangkat keras (Hardware)

Perangkat keras yang biasanya terdapat dalam basis data adalah sistem jaringan(Network),harddisk,disk,dan perangkat komunikasi untuk sistem jaringan

2.Sistem Operasi

Merupakan program yang mengaktifkan sistem komputer, mengendalikan seluruh sumbe daya dalam komputer dan melakukan operasi operasi dasar dlm komputer. Program basis data akan aktif jika sistem operasi yang dikehendaki sesuai.beberapa sistem operasi yang ada saat ini antara lain Ms-DOS,Ms-Windows,UNIX,LINUX, Novel-Netware Dll.

3.Basis Data

Merupakan koleksi data yang terorganisasi dengan cara sedemikian rupa sehingga data tesebut mudah di simpan dan di manipulasi,

4. Database Management System(DBMS)

Merupakan kumpulan program aplikasi yang di gunakan untuk membuat dan mengelola basis data. Perangkat lunak yang termasuk DBMS antara lain: Access,MySQL,Oracle,DB2,Informix dan lainya

5.Pemakai(Users)

Pemakai atau User d golongkan dalam beberapa tingkatan yaitu: Programmer Aplikasi,Casual User,Naive User,dan Specialist User

6.Administrator Basis Data

Databse Administrator(DBA) adalah orang yang bertanggung jawab dan bekerja sama dengan analis sistem dan user-user yang lain guna melengkapi berbagai tugas.

C. Abstraksi Data

Pandangan terhadap basis data sering disebut sebagai Arsitektur basis data atau Abstraksi basis data yang kemudian terbagi menjadi beberapa level

1.Level Fisik(Physical Level)

Merupakan level abstraksi yang paling rendah menjelaskan secara detail bagaimana data disimpan dalam kondisi sebenarnya atau diorganisasikan secara fisik atau aktual.Pandangan ini bersifat sangat teknis danlebih berorientasi pada mesin, yaitu berkaitan dengan organisasi berkas basis data

2.Level Konseptual(Conceptual Level)

Level ini memberikan gambaran tentang data apa yang sebenarnya perlu disimpan dalam database, serta hubungan atau relasi yang terjadi diantara data dari keseluruhan database.

3.Level Pandangan Pemakai(View Level)

Level ini merupakan level abstraksi data tertinggi yaitu pandangan para pemakai basis data sehingga memiliki cara pandang yang berbeda beda tergantung dari data yang dapat di akses pemakai.

D.Schema

Schema memberika deskripsi hubungan antar data dalam basis data secara lengkap.Schema menunjukkan pandangan seorang perancang yang digunakan pada lingkup sistem atau organisasi secara keseluruhan.

1.Subschema

Merupakan deskripsi terpisah dari atribut,record,dan batasan nilai yang akan digunakan oleh sebuah program aplikasi. Subschema menunjukkan pandangan seorang programmer. Contoh penulisan notasi untuk Schema dan subschema dilakukan dengan format sebagai berikut:

Daftar_Barang_schema: (Kode_Barang Char(10),

Nama_Barang Char(50),

Harga_Barang Integer(20),

Jumlah_Barang Num(4),

Primary Key (Kode_Barang))

2.Instance Schema

Instance Schema menunjukkan isian nilai-nilai aktual elemen data dalam sebuah relasi yang direpresentasikan dalam bentuk tabel.Contoh penulisan bentuk instance schema dilakukan dengan format berikut:


E.Bahasa Basis Data (Batabase Language)

Bahasa basis data adalah suatu cara berinteraksi atau berkomunikasi antara pemakai dengan basis data yang diatur dalam bahasa khusus yang telah ditetapkan.Database Language dibagi menjadi 2 yaitu; Data Definition Language(DDL) dan Data Manipulation Language(DML).

1. Data Definition Language(DDL)

Merupakan suatu paket bahasa DBMS yang berguna untuk melakukan spesifikasi terhadap skema basis data.Hasil kompilasi perintah DDL adalah kumpulan tabel yang disimpan dalam file khusus yang di sebut kamus data(Data Dictionary).

2. Data Manipulation Language(DML)

DML merupakan suatu paket DBMS yang memperbolehkan pemakai untuk mengakses atau memanipulasi data .DML dapat mengambil informasi yang tersimpan dalam basisdata, menyisipkan informasi baru atau menghapus informasi dari basis data